Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 November 2010

bila sicantik murka

Foto Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY yang sedang bergejolak, diambil saat pagi hampir tiba oleh seorang teman dan di share di Fb.

Pemandangan yang sangat mempesona dan artistik ini menjadi incaran para kolektor foto, foto ini yang menurut pemiliknya tanpa rekayasa olah digital mampu memukau beberapa teman di jejaring Facebook.

Pemandangan cantik ini seketika berubah di pagi harinya tanggal 4 November 2010 jam 06.00 wib ketika Merapi kembali meletus dan letusan kali ini merupakan letusan terbesar sejak letusan pertama tanggal 26 November 2010.

Semburan yang tingginya hampir mencapai 6km, membuat hujan abu diseluruh kabupaten Magelang, karena angin bertiup cukup kuat kearah barat sehingga membuat hujan abu meluas hingga radius 200km mencapai perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat tepatnya di Pangandaran-Ciamis dan sebagian kabupaten Brebes.

Berikut adalah foto-foto ketika Gunung Merapi meletus tanggal 04 November 2010, foto-foto ini diambil cukup jauh yaitu dari Kabupaten Boyolali, namun mampu menggetarkan hati bagi siapa saja yang menyaksikan kejadian ini.






Bagikan


Top Blogs

Continue Reading...

Rabu, 22 September 2010

Situasi Batam in FTZ 2020


Pada awal febuari 1999, saat pertama kali menginjakan kaki di pulau ini, terbersit rasa takut, karena Batam yang dalam pikiran saya sebuah kota sebesar dan secanggih negara tetangga ( singapura ) mendadak sirna, dari mulai kapal pelni sinabung merapat ke dermaga sekupang, yang terlihat di sekeliling adalah hutan-hutan dan hutan, hari baru melepas suasana maghrib waktu itu...dan tujuan utama adalah ke daerah baru besar...dan ya Allah...sepanjang perjalanan dari sekupang sampai ke batu besar pun hanya hutan-hutan dan hutan.

Tapi kini, perkembangan sudah semakin pesat dan cepat hingga tak terasa sepuluh tahun sudah kulewati menghabiskan umur masa mudaku di pulau ini, perubahan nampak jelas dimana...hutan-hutan yang dulu aku takutkan kita berubah menjadi hutan beton. pokoknya jelas sekali perbedaan itu...bisa di bayangkan sepuluh tahun mendatang...perubahan akan menjadi dua kali lipatnya dari sekarang....
Kebetulan saya kemarin mendapat e-mail dari teman tentang gambaran batam di 2020, karena saya mencoba berbagi dengan teman semua dan mengajak agar berdoa semoga apa yang harapkan segera terwujud......amin...










Continue Reading...

Sabtu, 15 Mei 2010

Foto-foto container malang






Sebelum ditanya, sedikit penjelasan mengenai gambar ini adalah bahwa foto-foto ini tidak jelas darimana asalnya, tapi lumayan sekedar untuk mengingatkan kita tentang bahayanya dan sikap hati-hati kita jika berada di dekatnya...biar nggak jadi peyek...

Bagikan
Continue Reading...

Jumat, 05 Februari 2010

Foto ekslusif untuk saudaraku

Gambar / foto akan bercerita seribu kali lebih banyak dari pada kata-kata, suasana hati dan pikiran kadang tidak bisa terwakili oleh kata-kata, karena itu  kali ini....ku hanya bisa bercerita lewat foto-foto ini,   selamat menikmati.


Foto di pantai Melur Pulau Galang


Foto di dam Duriangkang Pulau Batam


 Foto di pantai Melur Pulau Galang


Foto di pantai Melur Pulau Galang.


Menyusul koleksi foto-fotoku selanjutnya......

Terimakasih....


Bagikan
Continue Reading...

Sabtu, 30 Januari 2010

Wijayakusuma, Bunga Indah dan Tidak Sombong

Temen-temen pasti sudah tidak asing lagi dengan kata-kata ’wijayakusuma’, tapi mungkin tidak semua tahu atau pernah melihat seperti apa sih...bunga wijayakusuma itu....(maklum bro...bunga ini mekar Cuma sekali tok dan mekar maksimum dan indah-indahnya dan wangi-wanginya pada tengah malam (kira-kira jam 11 malam sampai jam 1 dinihari)... habis  itu layu dan tidak akan mekar lagi,...kok namanya keren seperti nama manusia ya...?!!

Nah...saya akan coba bercerita kembali tentang bunga wijaya kusuma ini....kebetulan saya adalah sebagian dari beberapa orang yang diberi kesempatan oleh Allah untuk mengikuti perkembangan bunga wijaya kusuma ini.

Dibawah ini adalah perkembangan tanaman wijayakusuma yang telah saya tanam selama 1 tahun.

Dan ini adalah perkembangan bunga dari mulai bakal bunga/tunas sampai mekar

Wijayakusuma/wijoyokusumo yang nama latinnya Epiphyllum anguliger ini masih familinya si Cactaceae atau kaktus dari divisi anthophita bangsa opuntiales dari kelas dicotiledoneae....( wuih bingung juga ngebacanya....sampai keseleo-keseleo ini lidah...)

Tapi biar namanya agak ribet dieja gitu....di Indonesia namanya keren juga kan WIJOYOKUSUMO.

Kata-kata ini sebenarnya berasal dari 2 kata yaitu : wijaya/wijoyo yg artinya adalah ’menang’ dan kusuma/kusumo yang artinya adalah ’bunga’, jadi wijayakusuma itu artinya adalah Bunga Kemenangan.

Keistimewaan wijayakusuma dari family-familinya yang ada sekitar 1.500 jenis itu adalah pada umumnya tanaman jenis kaktus sukar untuk ditentukan morfologinya, tetapi wijayakusuma dapat dilihat dengan jelas mana bagian daun dan mana bagian batangnya, setelah tanaman ini berumur tua. Batang pohon wijayakusuma sebenarnya terbentuk dari helaian daun yang mengeras dan mengecil. Helaian daunnya pipih, berwarna hijau dengan permukaan daun halus tidak berduri, lain halnya dengan kaktus-kaktus pada umumnya. Pada setiap tepian daun wijayakusuma terdapat lekukan-lekukan (seperti keris) yang ditumbuhi tunas daun atau bunga .

Di dalam cerita pewayangan, bunga wijayakusuma itu azimat atau senjatanya Sri Bathara Kresna putra dari Prabu Basudewa dari kerajaan Mandura.

Sri Bathara Kresna adalah raja atau pemimpin yang bijaksana dari kerajaan Dwarawati dan bunga wijayakusuma itu Cuma dipakai untuk membantu anak-anak Pandawa ketika mereka terdesak.

Ternyata temen-temen, meskipun komposisi kandungan kimia didalam daun wijayakuma masih dalam penelitian, namun tumbuhan ini terbukti mempunyai daya ampuh untuk meredam rasa sakit dan mampu menetralisir pembekuan darah, dan jika temen-temen mengalami luka, temen-temen bisa meniru cara para kesatria para Pandawa dengan cara :

Ambil1 helai daun wijayakusuma lalu ditumbuk halus, kemudian diolesin tuh pada luka kemudian dibalut verban.

Ada banyak kisah dan cerita mistis dibalik keindahan dan keajaiban bunga ini...dari mulai cerita di dunia pewayangan (fiktif....?) maupun cerita sejarah kerajaan-kerajaan nusantara dari mataram sampai majapahit, tapi ...apapun itu... Allah SWT tidak akan menciptakan sesuatupun di bumi ini tanpa ada maksudnya.

Untuk sementara ini, biarlah kita mengambil hikmah tentang bunga ini, diantaranya :

Bersyukurlah kita karena mata kita masih bisa melihat mekar indahnya bunga ini.

Bersyukurlah bahwa hidung kita masih bisa mencium harumnya bunga ini.

Dan jangan lupa..... tirulah kerendahan hati bunga ini, dia tidak sombong meski bunganya indah namun dia tidak mau menampakan diri, dia hanya menampakan pada saat tengah malam....jauh dari ramainya orang di siang hari.


Bagikan

Top Blogs

Continue Reading...
 

cerita dari pulau Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template